Ilmu Pengetahuan Pidana berupaya keras untuk merumuskan pengertian “mengambil” karena didalam delik ini ia merupakan kunci soal. Ilmu pengetahuan pidana, strafrechtwetenschap cukup banyak peranannya dalam dibidang ini. Jika dilakukan inventarisasi terdapat bermacam-macam teori tentang mengambil, antara lain : 
  1. Contractatie, ajaran ini mengemukakan sebagai mengambil suatu tindakan memindahkan sesuatu (yang diambil) dengan sentuhan tangan;
  2.  Ablatie, ajaran ini mengemukakan juga sebagai mengambil suatu tindakan menyelamatkan sesuatu, misalnya menutupi barang (yang akan diambil) dengan sampah/pasir sehingga tidak kelihatan dengan maksud untuk dimiliki;
  3.  Apprehentie, ajaran ini mengemukakan sebagai mengambil suatu tindakan membawa barang (yang akan diambil) berada dibawah kekuasaannya;